Deru sepeda motorku tiba - tiba melambat dan kuhentikan di samping danau itu. Entah kenapa memang spot inilah yang membuatku paling nyaman untuk sedikit melepas lelas. Sambil meletakkankedua kakiku di tanah,ku ambil botol minum yang berisi air segar yang baru kuisi dari kantor, suara deru sepeda motor lain di sisi lain tampak tidak kupedulikan fokusnya hanya pada botol minum dan pikiranku yang mulai lelah. Jam tangan yang kupakai menunjukkan pukul enam tepat, sambil kutegak air minum dalam botol tidak dapat diam.
"Hahaha Hahaha Hahaha"
suara ketawa ku yang agak keras, sambil kukeluarkan hand phone dari saku jaketku,
Suasana di sekitarku pun mendadak menjadi diam saat aku membaca lagi pesan dari whatapp itu
"mas terimakasih yang udah kamu lakukan selama ini kepadaku tetapi kurasa yang terbaik kita akhiri saja semuanya sampai disini, salam buat kelurgamu semoga sehat selalu".
Hari itu hari senen padahal kemarin kita sempat jalan ke tempat kondangan salah satu teman ku. ya aku salah, tetapi apa, selama ini sepertinya kita baik - baik aja, ya aku kemarin sempat marah sama dia karena dia tiba - tiba menghilang dan aku harus mencarinya dulu.
Tapi kenapa minta putus, bukankah kita sudah komitmen tahun depan DP gedung dan sebar undangan tetapi kenap seperti ini.
Aku lelah, lelah sekali tetapi bila ini yang terbaik ya sudah lagi pula uang yang ku tabung jadi bisa buat yang lain. Aku seorang pegawai kantoran dengan usia yang sudah menginjak tiga puluh tahunan dan belum berkeluarga, aku masih tinggal dengan kedua orang tua. Lelah mencari jodoh, lelah dengan semua ini. semoga segera menemukan mu.
Aku lelah, lelah sekali tetapi bila ini yang terbaik ya sudah lagi pula uang yang ku tabung jadi bisa buat yang lain. Aku seorang pegawai kantoran dengan usia yang sudah menginjak tiga puluh tahunan dan belum berkeluarga, aku masih tinggal dengan kedua orang tua. Lelah mencari jodoh, lelah dengan semua ini. semoga segera menemukan mu.
